Wow, Indonesia Borong Hadiah Kontes Foto Wartawan ASEAN

Wow, Indonesia Borong Hadiah Kontes Foto Wartawan ASEAN
Hanoi, Obsessionnews - Indonesia memborong empat hadiah kontes foto yang diselenggarakan Konfederasi Wartawan ASEAN dan Asosiasi Wartawan Vietnam di Hanoi, Vietnam, bersamaan dengan Sidang Umum CAJ dan perayaan ulang tahun ke-40 CAJ, Jumat (27/11). Kontes foto yang diikuti lebih dari 100 foto itu bertema perubahan iklim. Empat foto dari tiga pewarta foto Indonesia dinyatakan keluar sebagai juara pertama, juara kedua, dan mendapatkan dua hadiah hiburan. Pengumuman disampaikan oleh panitia di akhir peringatan HUT CAJ di Hotel Sofitel Hanoi, seperti siaran pers yang diterima redaksi Obsessionnews, (Jumat,27/11). baca juga: KRI Soeharso Ikut Sukseskan HPN 2016TNI AL Dukung HPN 2015. Adakan Sail JournalistTNI AL Berikan Rudal ke Ketum PWIWisata Halal Harus DikembangkanFOTO Pelatihan Bagi Pengemudi Go-JekLombok Resmi Tuan Rumah HPN 2016 Sebagai juara pertama adalah karya pewarta foto Antara, Nova Wahyudi, berjudul”Hutan Sumatera”. Pemenang mendapatkan piagam dan uang tunai sebesar 1.000 dolar AS. Hadiah diberikan Sekjen ASEAN Le Luong Minh kepada Ketua bidang Luar Negeri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Teguh Santosa. Karya Nova Wahyudi yang berjudul “Kebakaran Hutan Sumatera Selatan” juga dinyatakan sebagai juara kedua dan mendapatkan piagam serta uang tunai senilai 800 dolar AS. Sekretaris Tetap CAJ Bambang Purwanto mewakili sang juara menerima hadiah. Dua karya pewarta foto Indonesia lainnya, Jusuf Widodo dan Dwi Pambudo, dinyatakan mendapat hadiah hiburan dan uang tunai senilai 200 dolar AS. Direktur CAJ dari Indonesia, Bob Iskandar, mewakili kedua fotografer menerima hadiah.
Ketua delegasi PWI ke acara sidang umum CAJ ke-18 dan HUT ke-40 CAJ, Teguh Santosa, menyambut baik kemenangan para pewarta foto Indonesia tersebut.
"Kami tak menduga ternyata karya-karya foto para pewarta Indonesia bisa meraih kemenangan besar, mengingat peserta seluruhnya dari enam negara ASEAN," katanya.
Teguh menambahkan kemenangan itu sungguh tak diduga karena karya-karya dari para pesaing sebenarnya juga tampak sangat bagus. Juri yang menilai pun mewakili masing-masing negara, jadi hasil penilaian bisa dikatakan sangat obyektif.
Menurut Teguh, bisa jadi teknik yang diterapkan para pewarta foto Indonesia itu relatif memiliki kelebihan-kelebihan tertentu, sebagai hasil pengalaman dalam liputan lapangan mereka saat terjadi bencana terkait perubahan iklim. Tema besar lomba foto itu sendiri berkisar para perubahan iklim.
Dari kurang lebih 100 foto yang masuk ke panitia, 60 foto terseleksi untuk dilombakan pada acara tersebut.
Sebelum pengumuman, CAJ memperingati HUT ke-40 dalam acara meriah dihadiri secara khusus oleh Deputi PM Vietnam Vu Duc Dam dan Sekjen ASEAN Le Luong Minh serta kalangan wartawan setempat. China, India dan Korea Selatan juga mengirim peninjau ke acara tersebut.
Sidang Umum ke-18 CAJ di Hanoi menandai pula perpindahan jabatan Presiden CAJ dari Benny Antiporda (Presiden Asosiasi Wartawan National Filipina) kepada Thuan Huu (Ketua Persatuan Wartawan Vietnam) yang akan menjabat dalam periode 2015-2017.
Delegasi PWI dalam kesempatan itu mengundang para anggota CAJ dari seluruh negara anggota ASEAN untuk turut dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang akan diselenggarakan di Lombok (NTB) dalam bulan Februari 2016.
(rez)