Tokoh Fiksi itu pun Menjadi Legenda

Tokoh Fiksi itu pun Menjadi Legenda

Review Novel House of Cards

Oleh: Denny JA, Budayawan, Pendiri LSI

 

Daily Mail, salah satu koran terbesar di Inggris menulis. Francis Urquhart akan dikenang lebih lama dari semua Perdana Menteri Inggris yang pernah ada dalam sejarah. Francis Urquhart itu adalah Perdana Menteri Inggris, tapi hanya tokoh fiksi rekaan novel House or Cards, karya Michael Dobbs.

Bagaimana bisa tokoh fiksi perdana menteri akan dikenang lebih lama dari perdana menteri sunguhan? Itulah kekuatan sastra.

Setelah 30 tahun menulis novel itu, Michael Dobbs menuliskan refleksinya. Sungguh saya tak duga, ujarnya, novel ini mengubah hidup saya selamanya.

Awal penciptaan novel itu hanyalah kegelisahannya di tepi kolam renang. Saat itu, Michael Dobbs seorang politisi dari partai Konservatif yang resah.

Ia ikut berdiri di belakang Margareth Tatcher ketika wanita besi ini di puncak kekuasaan. Ia juga masih di sana ketika Tatcher harus turun tahta.

Tapi Ia menyaksikan begitu banyak aura pemusuhan di sekitar Tatcher. Ia rasakan dari dekat aneka intrik, penghianatan, pengabdian, tipu muslihat di Downing Street. Ujarnya dalam hati, ia ingin kisah ini dituangkan menyalurkan kegelisahannya.

Ia pun mendramatisasi kisah itu dalam sebuah novel. Tak ada ambisi bahkan bayangan jika novelnya itu kelak tak hanya menggemparkan Inggris, tapi juga Amerika Serikat. Ia semata ingin berekspresi saja.

-000-

Iapun menciptakan tokoh fiksi Francis Urquhart. Agar menarik, tokoh ini ia jadikan semacam reinkarnase dari Richard III karya Shakespear. Francis seorang pribadi yang brutal pragmatis. Kadang terkesan ia begitu lembut dan arif. Kadang ia kejam dan brutal. Semua itu instrumen belaka, yang ia mainkan untuk sebuah sentimen: the Will to Power.

Novel dimulai dengan semangat Francis untuk menduduki kursi kabinet menteri luar negri. Itu kesepakatan yang sudah dijanjikan karena ia ikut berjasa membuat Perdana Menteri terpilih.

Namun ia dikhianati. Kursi Menteri Luar Negeri tidak jadi diberikan. Aneka alasan disampaikan. Ia dicampakan.

Saat itulah ia bertekad dengan caranya sendiri. Tapi kini bukan lagi ia mengincar menteri luar negeri. Langsung disusunnya rencana menjadi Perdana Menteri. Dibantu oleh istrinya yang memikat, pasangan inipun terlibat dalam drama kekuasaan dan cinta yang tak biasa.

TV BBC Inggris mengadopsi novel ini kedalam mini seri. Hasilnya, ia menjadi drama BBC yang paling banyak ditonton di Inggris.

Neflix di Amerika Serikat mengadopsinya untuk audien di sana. Tokoh Francis Urquhart pun menjadi Francis Underwood. Sistem politik parlementer Inggris diadopsi menjadi sistem presidensialisme Amerika. Perdana Menteri diubah menjadi Presiden.

Hasilnya pun luar biasa. Drama seri House of Cards menerima nominasi 33 Prime Time Emmy Award. Bedanya, New York Times belum saja menulis Francis Underwood selaku presiden Amerika di mini seri itu akan dikenang lebih lama dibandingkan semua presiden Amerika Serikat yang riel dalam sejarah.

-000-

Sebagai novel, House of Cards mungkin tak akan masuk dalam list 50 novel terbaik sepanjang sejarah. Ia juga mungkin tak termasuk dalam list 10 novel paling banyak dibeli dalam sejarah, atau paling banyak menghasilkan uang.

Bagi Michael Dobbs, penulisnya, apa yang sudah ia capai lebih penting. Novel ciptaannya digubah dalam mini seri yang ditonton jutaan orang, memberikan pencerahan soal karakter manusia dalam drama kekuasaan.

Saya menghabiskan waktu 60 jam menonton habis 65 seri drama yang bersumber dari novel ini. Lama saya terpaku.

Betapa sebuah novel (yang didetailkan dalam 65 drama seri @55 menit) bisa mengajarkan saya suasana politik lebih dalam dan lebih hidup dibandingkan 30 tahun saya belajar ilmu politik hingga Ph.D di Amerika Serikat. Kisah dari novel itu lebih masuk ke dalam tulang sumsum saya ketimbang aneka text book politik.

Ini yang disebut The Power of Literature!

Nov 2017

 

Share artikel ini

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Masukan kode dibawah Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.