Ternyata, Rosan Banjir Dukungan Jadi Kadin 1

Ternyata, Rosan Banjir Dukungan Jadi Kadin 1
Jakarta - Ternyata, acara deklarasi Rosan Perkasa Roeslani (RPR) sebagai calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, begitu meriah dan semarak. Ratusan pengusaha mulai dari Usaha Kecil dan Menengah (UKM) hingga konglomerat serta pengusaha muda juga kawakan hadir untuk memberikan dukungan dan semangat kepada pengusaha muda ini. Bisa dibayangkan, pada Sabtu malam (21-11-15) acara Deklarasi RPR menjadi Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2015-2020, yang dihadiri hampir seluruhnya pengusaha dan pebisnis yang sukses dibidangnya, diantaranya Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulistio, para mantan Ketua Kadin 2004-2010 MS Hidayat, juga Aburizal Bakrie, Adhi Putra Taher, Abdul Latief-pendiri HIPMI, Sjarif Cicip Sutardjo, Hariadi Sukamdani-pemimpin Sahid Goup, M Lutfie, Sandiaga S Uno, Erwin Aksa dan Anindia Bakrie-master campaingn RPR. Juga hadir para delegasi dari 30 pengurus dan ketua umum Kadin seluruh Indonesia serta para pemimpin asosiasi usaha, memadati lantai Ballroom Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan. Bahkan tidak diduga, saingan utama Ketua Umum Kadin juga datang, yakni Ramat Gobel-pemilik usaha Panasonic Gobel Group. Mereka para tokoh pengusaha sukses tersebut tampil satu persatu ke panggung memberikan testimoni dan dukungan kepada pengusaha muda Rosan untuk menjadi Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2015-2020. Seperti peryataan Abdul Latief, tokoh senior Kadin Indonesia dan pendiri HIPMI, merasa bahagia karena kader HIPMI maju menjadi calon Ketua Umum Kadin. Menurutnya sudah lama mengenal Rosan sebagai pengusaha muda yang penuh ide dan visi. Rosan, kata Abdul Latief, adalah pengusaha sukses merangkak dari bawah dan rendah hati. Memiliki pemikiran dan cita-cita membangun iklim usaha yang baik di Indonesia. Menurut Abdul Latief, apa yang akan dilakukannya dirinya, merasa terkejut dan kagum. Makanya bahasa terangnya akan mendukung Rosan, karena pemikirannya sangat strategik. Seperti bagaimana dirinya punya pemikiran dan solusi negeri ini harus memiliki kedaulatan, pangan, kelautan, dan tanah. "Saya pernah satu waktu berbuka puasa dirumahnya Rosan. Waktu itu duduk satu meja dengan Rahmat Gobel. Saking kagumnya dengan Rosan ini, hingga bilang ke saya: Bang kita dukung dia jadi Ketua Kadin," ungkapnya sambil menunjuk tangan ke arah meja Rahmat, dan menyatakan, "hadirnya Rahmat ke sini, adalah bukti dukunganya," ujarnya yang disambut gemuruh tepuk tangan para tamu. Sedangkan Suryo Bambang Sulistio, mengatakan dirinya merasa bahagia dan bangga, serta mengapresiasi acara ini karena dihadiri dua calon utama Ketua Umum Kadin. Menurutnya untuk menjadi Ketum Umum itu tidak mudah. Karena ada pengabdian, penuh dengan tantangan yang tidak sederhana. "Saya sebagai Ketua Umum yang masih menjabat tidak bisa memberikan penilaian, kepada salah satu calon. Saya harus berdiri di tengah-tengah," tuturnya. Sedangkan Aburizal Bakrie menyatakan, mengenal Rosan juga sudah sangat lama. Senada dengan rekannya Abdul Latief, bangga Rosan maju menjadi Ketua Umum Kadin. Karena dunia usaha ke depan adalah dunianya para pemuda. Makanya Kadin Indonesia harus dipimpin orang muda. Menurutnya, siapapun pemimpi Kadin yang menang nanti harus berasatu dan bisa menjadikan Kadin lebih baik lagi. Sementara itu Erwin Aksa, master campaign RPR, dalam sambutannya mengatakan, Indonesia saat ini sedang menghadapi pelambatan ekonomi. Berbagai masalah sedang dihadapi dunia usaha. Apalagi sebentar lagi tahun depan negeri ini harus menghadapi MEA. Diungkapkannya, mampukah kita menghadapinya, karena kondisi tersebut akan membuka Indonesia, semua ini menjadi tantangan dan peluang. Karena hambatan tarif akan hilang, juga para pekerja bisa melintas batas negara-negara Asean. "Mampukah kita bersaing, kompetisi makin ketat. Keterbatasan infrastuktur menjadi hambatan sekatang ini. Maka dari itu kita para pelaku usaha harus bisa memilih. Maka dari kami para pengusaha muda, akan memilih sosok pengusaha muda yang membangun usahanya dari bawah. Sosok ini tidak asing bagi kita semua, pada 2010-2015 sebagai Wakil Ketua Kadin Bidang Finansial. Yakni Rosan Perkasa Roeslani," tegasnya. Sementara RPR dalam sambutannya mengatakan, pencalonananya setelah mendapat dorongan dari rekan sejawatnya di Kadin maupun asosiasi pengusaha serta para tokoh senior, sesepuh dan penasehat Kadin. Diakuinya, itu dipersiapkanya selama 11 bulan. "Saya tidak pernah percaya suatu usaha akan sukses dilakukan secara instan dan menghalalkan segala cara. Saya orang yang percaya setiap usaha perlu rencana matang dan berproses. Itulah makna saya mempersiapkan langkah saya sejak jauh hari," ujar Rosan. (Iwan)