Target Laba BUMN 2019 Harus Diatas 300 Triliun, Ini Caranya

Jakarta, Obssionnews.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tak mau lagi disebut Badan Usaha yang selalu gagal dan tidak dapat diadalkan di Republik Indonesia. Kini, Menteri BUMN Rini Soemarno bertekad bahwa kementerian yang dipimpinnya dapat berkembang ke arah kemanjuan. “Banyak teman-teman katakan, BUMN ngaco (tidak benar), BUMN rugi, manajemennya nggak bener,” ucap Menteri Rini dalam acara Indonesia Business & Development Expo 2016 di Jakarta Covention Center, Kamis (8/9/2016) siang. Menurutnya, BUMN sebagai badan usaha milik negara dan badan usaha milik rakyat. Datang dari rakyat dan untuk rakyat. “Itu yang kita lakukan,” ujarnya.
Makanya, pada tahun 2016 ini BUMN telah memiiki aset menjadi 5.000 triliun, serta target pada 2019 harus diatas 7.000 triliun. “Dan laba tahun ini 170 triliun., target tahun 2019 harus diatas 300 triliun,” jelasnya. Ini berarti, lanjut Menteri Rini, target yang cukup tinggi. Kalau dilihat demikian, berarti BUMN mempunyai fungsi yang besar dalam perekomonian negeri ini. “Ini ditangan bapak dan ibu sekalian. Yang teriak teriak saya, tapi yang kerja bapak bapak. Baru bisa bertepuk dada dengan mengatakan bahwa perekominian kita bisa berkembang karena BUMN,” pungkasnya. (Popi Rahim)
Makanya, pada tahun 2016 ini BUMN telah memiiki aset menjadi 5.000 triliun, serta target pada 2019 harus diatas 7.000 triliun. “Dan laba tahun ini 170 triliun., target tahun 2019 harus diatas 300 triliun,” jelasnya. Ini berarti, lanjut Menteri Rini, target yang cukup tinggi. Kalau dilihat demikian, berarti BUMN mempunyai fungsi yang besar dalam perekomonian negeri ini. “Ini ditangan bapak dan ibu sekalian. Yang teriak teriak saya, tapi yang kerja bapak bapak. Baru bisa bertepuk dada dengan mengatakan bahwa perekominian kita bisa berkembang karena BUMN,” pungkasnya. (Popi Rahim) 




























