Tak Ada Uang Ganti Rugi Penggusuran Kalijodo

Jakarta, Obsessionnews – Kawasan pelacuran Kalijodo, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, tinggal menunggu waktu untuk menemui ‘ajalnya’. Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggusur Kalijodo tahun ini adalah harga mati, yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. (Baca: Ahok Tak Gentar Ancaman Preman dan Pelacur) Tempat pelacuran itu berada di tengah pemukiman warga. Yang bakal dibongkar bukan hanya tempat pelacuran, tetapi juga semua rumah yang berada di sepanjang Jl. Kepanduan II tersebut. Pasalnya, kawasan tersebut masuk peta kawasan jalur hijau. [caption id="attachment_97852" align="alignleft" width="317"]
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. (Foto MTVN)[/caption] Waktu yang tepat untuk menggusur Kalijodo belum ditentukan. Tapi, yang pasti Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau menegaskan tak ada uang ganti rugi bagi mereka yang tergusur. (Baca: Percuma Pelacur dan Preman Ancam Ahok, Kalijodo Tetap Digusur) "Kita enggak mau kasih uang, paling kita kasih rusun," cetus Ahok di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Sabtu (13/2/2016). Menurutnya, jika diberi uang ganti rugi akan membuat orang tambah manja. Nantinya warga Kalijodo berasal dari di Jakarta bakal dipindah ke rumah susun. Sedangkan warga yang berasal dari daerah lain bakal dipulangkan ke darah asalnya. (Baca: Kapolda Dukung Ahok Tertibkan Preman Kalijodo) Ahok belum menyebut pasti rusun mana yang bakal menampung warga Kalijodo nantinya. "Bisa macam-macam (rusunnya) nanti kita atur," ucapnya. (Baca: Duet Ahok-Samad Bikin Ngeri Koruptor) Rencana Ahok yang akan menggusur Kalijodo mendapat reaksi keras dari para pelacur dan preman. Mereka mengancam akan melakukan perlawanan. Namun, Ahok tak gentar. Dia bakal menggandeng Polri dan TNI untuk menggusur pemukiman liar tersebut. (mtvn/red/arh)
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. (Foto MTVN)[/caption] Waktu yang tepat untuk menggusur Kalijodo belum ditentukan. Tapi, yang pasti Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau menegaskan tak ada uang ganti rugi bagi mereka yang tergusur. (Baca: Percuma Pelacur dan Preman Ancam Ahok, Kalijodo Tetap Digusur) "Kita enggak mau kasih uang, paling kita kasih rusun," cetus Ahok di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Sabtu (13/2/2016). Menurutnya, jika diberi uang ganti rugi akan membuat orang tambah manja. Nantinya warga Kalijodo berasal dari di Jakarta bakal dipindah ke rumah susun. Sedangkan warga yang berasal dari daerah lain bakal dipulangkan ke darah asalnya. (Baca: Kapolda Dukung Ahok Tertibkan Preman Kalijodo) Ahok belum menyebut pasti rusun mana yang bakal menampung warga Kalijodo nantinya. "Bisa macam-macam (rusunnya) nanti kita atur," ucapnya. (Baca: Duet Ahok-Samad Bikin Ngeri Koruptor) Rencana Ahok yang akan menggusur Kalijodo mendapat reaksi keras dari para pelacur dan preman. Mereka mengancam akan melakukan perlawanan. Namun, Ahok tak gentar. Dia bakal menggandeng Polri dan TNI untuk menggusur pemukiman liar tersebut. (mtvn/red/arh) 




























