Tahun Ini, Kereta Api Mulai Beroperasi di Sumbar

Padang, Obsessionnews - Tahun 2016, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,7 triliun untuk mengatifkan kembali jalur kereta api di Sumatera Barat (Sumbar). Jalur kereta api dimaksud Padang-Padang Panjang-Bukittinggi dan Payakumbuh. Sebelum jalur dimaksud bisa dimanfaatkan, secara bertahap akan difungsikan jalur kereta apai Lubuk Alung-Kayu Tanam. Direncanakan jalur itu, mulai difungsikan bulan Mei 2016. Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno meminta bupati/walikota mulai mensosialisasikannya kepada masyarakat, termasuk bangunan yang berada di jalur kereta api. Gubernur berjanji akan memimpin langsung pembebasan lahan yang terkena jalur kereta api, baik bangunan warga maupun milik pemerintah. "Saya minta seluruh bupati/walikota segera melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat yang kini masih menggunakan lahan jalur kereta api yang ada di daerah masing-masing. Itu milik negara dan akan diambil lagi," kata Irwan Prayitno di hadapn bupati/walikota saat pembahasan pengembangan pembangunan Kereta Api dari Padang Panjang ke Bukittinggi, Bukittinggi ke Payakumbuh, Payakumbuh ke Sawalunto dan Sawahlunto ke Sijunjung, di Padang, Senin (11/4). Sementara ituKepala PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional II Sumbar, Sulthon mengatakan, jenis kereta api yang dipakai adalah rail bus. Rais bus dipilih, supaya masyarakat yang menggunakan moda transportasi itu merasa aman dan nyaman. Sebagai tahap awal, kereta api mulai beroperasi bulan Mei 2016. "Kita rencanakan tanggal 5 Mei 2016, kereta api dari Lubuk Alung-Kayutanam sudah beroperasi," kata Sulthon. Waktu keberangkatan kereta api Lubuk Alung-Kayu Tanam akan disesuaikan dengan kereta api yang berangkat dari Padang-Pariaman. Pengaturan dilakukan sedemikian rupa, untuk memudahkan masyarakat dari dan menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Demikian juga dengan penumpang yang dari Padang menuju Pariaman dan Lubuk Alung, maupun sebaliknya. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)





























