Sumpah Buni Yani Sebelum Jalani Vonis

Sumpah Buni Yani Sebelum Jalani Vonis
Buni Yani.

Bandung, Obsessionnews.com – Terdakwa pelanggar UU ITE, Buni Yani, akan menjalani sidang vonis kasus pelanggar UU ITE terkait video pernyataan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tentang surat Al-Maidah ayat 51 di Kepulauan Seribu.

Vonis akan dibacakan majelis hakim di Gedung Dinas Perpustakaan dan Arsip, Selasa (14/11/2017). Namun sebelum menjalani sidang, Buni Yani menyatakan sumpah dirinya tidak pernah memotong atau mengedit video pidato Ahok tahun lalu.

“Dalam persidangan yang mulia ini saya berulang kali menyampaikan mubahalah saya, sumpah paling tinggi dalam agama Islam. Saya tidak pernah memotong video,” ucap Buni Yani.

Dengan nada tegas, Buni Yani berkata, bila ia divonis bersalah atas tuduhan yang tidak benar, ia berdoa orang-orang yang menuduhnya itu dilaknat.

“Dan, apabila hari ini saya diputus bahwa saya dinyatakan bersalah dalam perkara ini, orang yang menuduh dan orang yang memutuskan perkara ini karena telah menuduh saya memotong video mudah-mudahan orang tersebut kelak akan dilaknat oleh Allah.”

Dengan pengawalan ketat, Buni Yani tiba di lokasi persidangan sekitar pukul 08.58. Tak berselang lama, Buni Yani masuk ke ruang sidang. Ia langsung meneriakan kata takbir. ” Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar,” teriak Buni Yani disambut kalimat serupa oleh pendukungnya.

Sidang dibuka sekitar pukul 09.10. Ketua Majelis Hakim M Saptono mengetuk palu sebagai tanda persidangan dimulai. Buni Yani yang hadir dengan mengenakan baju putih dan celana krem duduk di kursi terdakwa. (Albar)

Share artikel ini

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Masukan kode dibawah Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.