Sukses Kembangkan UMKM, Indah Raih Women’s Obsession Awards 2017.

Sukses Kembangkan UMKM, Indah Raih Women’s Obsession Awards 2017.
Anggota Komisi VII, Wardatul Asriah.

Obsessionnews.com – Sebagai politisi senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Indah –demikian biasanya Wardatul Asriah akrab disapa—terbukti berhasil menjaga amanah rakyat. Terpilih kembali sehingga menjadi wakil rakyat di Senayan selama dua periode berturut-turut merupakan harapan rakyat agar sosoknya terus berkarya demi meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Indah memiliki rekam jejak yang positif, baik di parlemen maupun di tengah masyarakat. Indah bahkan memiliki nama mentereng di kalangan pegiat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) karena aktivitasnya bersama Azzahra Community. Rekam jejak positif inilah yang menjadi alasan bagi Majalah Women’s Obsession menganugerahinya penghargaan untuk kategori Best Achiever in Wakil Rakyat. Penghargaan tersebut diterima Indah dalam ajang Obsession Awards 2017 pada Kamis lalu (30/3/2017).

Di periode 2009-2014, perempuan kelahiran 17 April 1965 ini menduduki Komisi VII yang mengurusi bidang ESDM, Riset, Teknologi, dan Lingkungan Hidup. Sementara di periode 2014-2019, ibu empat anak ini bertugas di Komisi V yang membidangi perhubungan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, pembangunan pedesaan, dan kawasan tertinggal.

Karier politik Indah telah dirintis sejak duduk di bangku kuliah dengan menjadi anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang berafiliasi ke Nahdatul Ulama (NU). Pada 2012, Indah mulai terjun di PPP menjabat sebagai Ketua Umum DPP Wanita Persatuan Pembangunan (WPP). Pada 2014, dia diamanahkan sebagai wakil ketua PPP bersama  Arif Mudastir, Humphrey Djemat, Epriyadi Asda, Fenita Darwis, dan Habil Marathi.

Pro-kontra kehadirannya sebagai perempuan di dunia politik, terlebih karena ibu empat orang anak ini merupakan figur istri dari ketua umum suatu partai, juga melekat kepada diri Indah. Namun perempuan kelahiran Bekasi ini tetap konsisten dalam menjalankan tugasnya. Hingga saat ini, berbagai tantangan yang datang dihadapi dengan sikap tenang dan profesional.

“Saya meyakini kerja keras dan pantang menyerah itu tidak pernah berkhianat,” tegasnya dengan penuh keyakinan.

Sebagai seorang wakil rakyat, dia menyadari dan memahami benar adanya tuntutan untuk selalu mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun golongan yang diembannya dalam setiap berkarya. Ketua Umum PPP periode 2016-2021 Romahurmuzy pun mengakui Indah sebagai perempuan politisi yang disegani di PPP.

Bersama 10 kader lainnya, dia ditunjuk memangku jabatan sebagai wakil ketua umum PPP periode 2016-2021. Dalam pertemuan islah (damai) tiga kubu di PPP menjelang pelantikan kepengurusan periode tersebut, kediaman Indah dipilih sebagai tempat diskusi dan mediator yang tepat.

Selain mengabdi kepada rakyat lewat jabatannya di Senayan, Indah juga berkomitmen dalam memajukan kaum Hawa. Salah satunya dengan membentuk Azzahra Community yang setia membantu para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Berdiri sejak 12 April 2012, Azzahra Community terus meningkatkan jumlah bantuan kepada pelaku UMKM. Dari 100 menjadi 500, 600, dan tahun 2016 jumlah penerima dana bantuan menjadi 1.200 UMKM.

Tak berpuas diri dengan Azzahra Community, Indah pun membidani lahirnya Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI). Organisasi yang mewadahi para perempuan berbagai profesi. “Di PPLIPI terdapat 19 komisi yang menaungi berbagai sektor perempuan lintas profesi,” jelasnya.

“Di 2017, PPLIPI akan memfasilitasi para UKM membuka 200 toko di Malaysia. Konsep ini sedang digodok oleh Komisi UKM dan Komisi Kemitraan Luar Negeri PPLIPI. Jenis produk yang akan dipasarkan adalah busana, aksesori, kuliner, dan handycraft,” jelasnya.

Selain di Indonesia, kepengurusan PPLIPI sudah ada di Malaysia dan Turki guna menjadi wadah silaturahim dan wadah saling menguatkan para perempuan yang berkarier di negeri orang. (Silvy Riana Putri)

Share artikel ini

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Masukan kode dibawah Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.