Soeharto Kembali Gagal Dianugerahi Pahlawan Nasional

Soeharto Kembali Gagal Dianugerahi Pahlawan Nasional
Jakarta, Obsessionnews.com– Para pendukung mantan Presiden Soeharto kembali mengelus dada. Pasalnya, Presiden kedua RI itu kembali gagal meraih gelar pahlawan nasional tahun ini. Kepastian Soeharto tidak diangerahi gelar pahlawan tahun 2016 disampaikan oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. Selain Soeharto, Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur juga tidak mendapat gelar pahlawan nasional tahun ini. Padahal nama kedua tokoh tersebut sudah lama diusulkan untuk menjadi pahlawan nasional. Khofifah mengatakan, yang menerima gelar tersebut bukanlah kedua tokoh itu. "Entar saja deh tunggu pada saat penganugerahan. Insya Allah akan diberikan keanugerahan kepahlawanannya sebelum tanggal 10 ini (November 2016)," katanya di sela-sela acara 'Doa bersama keselamatan Bangsa dan Dalam Rangka Menyambut Hari Pahlawan' di bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (6/11/2016). "Bukan, bukan (Soeharto ataupun Gus Dur)," tambahnya. Sebelumnya Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan, pemberian gelar pahlawan nasional bagi Soeharto terkendala Ketetapan (Tap) MPR Nomor XI/MPR/1998.  Tap MPR ini mengatur tentang penyelenggara negara yang bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Dan setiap pejabat yang diduga kuat melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme harus ditindak tegas. Tidak hanya pejabat, termasuk mantan pejabat keluarga, dan kroninya maupun pihak swasta/konglemerat dan juga mantan presiden seperti Soeharto. Semua harus diusut sebelum gelar itu layak diberikan. “Diberesi dulu, ada Tap MPR dan lainnya,” kata Zul di Jakarta, Selasa (24/5/2016). Tap MPR Nomor XI/MPR/1998 dikeluarkan setelah Soeharto yang berkuasa sejak 1966 hingga 1998 lengser keprabon karena gerakan reformasi yang dilancarkan oleh mahasiswa pada 21 Mei 1998. Hingg kini Tap MPR tersebut masih berlaku. Ini untuk ketiga kalinya mantan penguasa Orde Baru (Orba) tersebut gagal mendapat gelar pahlawan nasional. Soeharto meninggal dunia karena sakit di Jakarta tahun 2008. Pada tahun 2010 para pendukungnya mengusulkan Soeharto menjadi pahlawan nasional. Namun, saat itu pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menolak. Pasalnya, ketika itu marak unjuk rasa yang menolak Soeharto dianugerahi gelar pahlawan nasional dari berbagai elemen masyarakat. Kemudian para pendukungnya kembali mengusulkan Soeharto diberi gelar pahlawan nasional pada tahun 2015. Saat itu mereka kembali menelan pil pahit. Pasalnya, pemerintahan Kabinet Kerja di bawah kendali Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak memasukkan nama Soeharto sebagai penerima anugerah pahlawan nasional. (@arif_rhakim)Baca Juga:Ternyata Soeharto Belum Masuk Daftar Pahlawan NasionalGelar Soeharto Pahlawan Nasional Tidak Sesuai Tap MPRSoeharto Tidak Mudah Peroleh Gelar Pahlawan Nasional