Sistem Ganjil Genap, Polda Gunakan Sistem Hunting

Jakarta, Obsessionnews.com - Polda Metro Jaya menyatakan, untuk sementara pengawasan kebijakan ganjil genap yang dilaksanakan pada 27 Juli hingga 26 Agustus 2016 akan dilakukan secara manual. Dalam pelaksanaan kebijakan itu Polda dibantu oleh petugas Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono, mengatakan aparat kepolisian yang diterjunkan sudah terlatih melakukan pengawasan dan penegakan hukum di lapangan menggunakan sistem hunting. "Kalau memang waktu masuk misalnya dari CSW atau dari Sudirman sini, nanti bagaimana keluarnya kan pos-pos pemantauan nanti berfungsi,” ujar Awi Setiyono, kepada wartawan di Jakarta, Minggu (24/7/2016). Menurut dia, pengawasan kebijakan ganjil genap lebih mudah daripada 3 in 1. Ini karena secara kasat mata pelat nomor kendaraan bermotor roda empat dapat dilihat. Namun, oknum diduga akan memanfaatkan ini dengan cara membuat pelat nomor palsu. "Kalau ini kan secara kasat mata kelihatan pelat ganjil genap. Tetap manual. Iya itu tadi, kami bilang tetap pengawasan manual,” kata dia. Dia mengatakan, untuk ke depannya akan dipasang video rekaman Closed Circuit Television (CCTV) di sejumlah titik. Pemasangan CCTV sebagai upaya membantu pengawasan. Apabila sarana penunjang sudah lengkap maka dapat diberlakukan sistem jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP). (Purnomo)





























