Sel Penjara Ustadz Ba’asyir Cuma 2x3 Meter

Sel Penjara Ustadz Ba’asyir Cuma 2x3 Meter
Jakarta, Obsessionnews – Kondisi Ustadz Abu Bakar Ba’asyir saat ini dikabarkan sangat mengkhawatirkan. Kabar ini tersiar setelah Tim Pengacara Muslim (TPM) melakukan kunjungan kepada Ustadz Abu di sel Super Maximum Security (SMS) Lapas Pasir Putih Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. “Sekarang Ustadz Ba’asyir diisolasi. Hanya penasihat hukum, pihak keluarga dan dokter yang bisa berkunjung ke sana. Kalau umum belum bisa mengunjungi kecuali ada izin dari Dirjen di Kemenkumham,” kata koordinator TPM Achmad Michdan yang dilansir sejumlah media, beberapa waktu lalu. Menurut Michdan, Ustadz Ba’asyir berada di Blok D. Dari sekitar 20 kamar hanya 4 kamar yang digunakan dengan jarak masing-masing kamar itu sekitar 25-55 meter. Karena kondisinya berjauhan, maka satu dengan lainnya tidak bisa berinteraksi. Sel yang dihuni Ustadz Ba’asyir dan empat terpidana lainnya sangat tidak layak. Apalagi kondisi fisik Ustadz Ba’asyir sudah renta dan sering sakit-sakitan. Kabar ini dibenarkan oleh Ketua TPM Muhammad Mahendradatta. “Betul. Ukuran sel Ustadz Ba’asyir itu kecil sekali, tidak sampai 2x3 meter. Kondisi kamarnya gelap dan banyak nyamuk,” ungkapnya saat dihubungi Obsessionnews, Senin (22/2/2016). Mahendradatta menyesalkan perlakuan yang diberikan kepada Ustadz Ba’asyir. Begitu juga dengan berbagai alasan yang dilemparkan pemerintah, termasuk tudingan bahwa Ustadz Ba’asyir terlibat dalam aksi bom Thamrin beberapa waktu lalu. Menurutnya, dipindahkannya Ustadz Ba’asyir merupakan upaya untuk menggiring opini publik bahwa Ustadz Ba’asyir terlibat. “Ini jelas alasan yang dibuat-buat. Tidak ada kaitannya Ustadz Ba’asyir dengan bom Thamrin. Kapan Ustadz akrab dengan Aman Abdurrahman? Bahkan alasan yang ditimpakan kepada beliau sejak dulu pun tidak pernah terbukti,” kata Mahendradatta. Terlebih lagi, lanjutnya, usia Ustadz Ba’asyir saat ini semakin menua. Kondisi badannya pun sudah rapuh. “Beliau itu ada osteoporosis. Kan sudah tua,” jelasnya. Atas kondisi tersebut, Mahendradatta dan TPM berencana akan memprotes perlakuan yang diterima Ustadz Ba’asyir ke sejumlah instansi terkait. “Kami akan lanjutkan protes ini. Apakah optimis? Kami tidak tahu. Tapi kami akan lakukan segala yang kami mampu,” pungkasnya. (Fath)