Rupiah Dibuka Melemah, Rp13.819/USD

Jakarta, Obsessionnews - Pergerakan rupiah pagi ini masih melemah terhadap nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS). Sempat dibuka menguat ke Rp13.819 per USD dibandingkan gerak sebelumnya di Rp13.821 per USD. Namun, perlahan rupiah kembali merosot ke Rp13.821 per USD atau melemah 0,80 poin yang setara dengan 0,01 persen. Kemudian, menilik data Yahoo Finance, rupiah dibuka ke posisi Rp13.796 per USD. Jika dibandingkan dengan pegerakan pekan lalu, rupiah melemah sebesar 10 poin atau setara 0,07 persen ke Rp13.811 per USD. Berdasarkan hasil riset Samuel Sekuritas, rupiah masih tertekan hingga penutupan Jumat sore. Ketika pasar keuangan Indonesia tutup Senin kemarin, mayoritas mata uang di Asia masih melemah terhadap dolar AS. Walaupun isu devaluasi yuan sudah mereda, harga minyak dan komoditas lain yang turun berpeluang terus menekan rupiah. Angka defisit neraca transaksi berjalan yang melebar serta keseluruhan neraca pembayaran yang defisit bisa menambah tekanan terhadap rupiah. "Investor menunggu respons Bank Indonesia di RDG hari ini. Walaupun pertumbuhan melambat serta neraca perdagangan surplus secara konsisten, BI rate sepertinya masih akan tetap, melihat volatilitas rupiah yang tinggi. Rupiah berpeluang kembali tertekan hari ini," papar hasil analisa tersebut. (mtv/rez)





























