Rano Karno: Ibu Permata Saya

Rano Karno: Ibu Permata Saya
Jakarta, Obsessionnews – Gubernur Banten, Jawa Barat Rano Karno sangat berduka atas kepergian sang Ibunda Lili Istiarti yang meninggal 6 Desember 2015 di rumah sakit Cinere, Jakarta, akibat serangan jantung. Baginya, sosok ibunda sangat ia kagumi. Rano Karno yang juga merupakan aktor Indonesia ternama ini mengungkapkan, setelah ayahnya Soekarno M. Noer wafat pada 1986, kini ia merasa sudah tidak memiliki permata yang ia banggakan “Sisa permata saya tinggal satu, yaitu ibu. Ayah sudah lama meninggal tahun 1986. Saya sangat kehilangan permata, barangkali kebanggaan saya hanya untuk dia,” ujar Rano Karno, Senin (8/12/2015) kepada wartawan. Namun, Rano Karno menyatakan telah mengikhlaskan kepulangan ibunda menghadapi sang ilahi. “Saya rela dan ikhas atas kepergian beliau,” ucap pemeran utama sinetron ‘Si Doel Anak Betawi’ Tidak ada tanda-tanda sang ibunda akan meninggalkannya. Rano sempat berbincang-bincang sehari sebelum kematiannya. “Tadi malam saya masih bicara, saya masih ngobrol, nggak ada tanda-tanda,” ujarnya. Selain itu, Rano merasa bersyukur sang ibunda dirawat tak lama di rumah sakit. Meskipun sang ibunda telah lama mengidap penyakit tersebut. Saya bersyukur dirumah sakit nggak lama. Satu hari. Beliau mengidap penyakit jantung sudah lama, dari tahun 80an. Tahun 90an ibu saya sudah bypass dan 6 bulan yang lalu pakai ring. Jadi jantungnya sudah bermasalah,” tutur penerima Aktor Terbaik Festival Film Indonesia 1991. (Popi Rahim)