Petik Jeruk Berastagi, Mensos Dukung Konsumsi Buah-buahan Nusantara

Petik Jeruk Berastagi, Mensos Dukung Konsumsi Buah-buahan Nusantara
Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa memetik jeruk di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (22/8/2017). (Foto: Ikhwansyah/Humas Kemensos)

Jakarta, Obsessionnews.com – Di sela-sela padatnya kunjungan kerja di Sumatera Utara, Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa terpincut daya tarik hamparan perkebunan jeruk di dataran tinggi Kabupaten Karo.

Dalam perjalanan menuju ke Kabupaten Deli Serdang usai mengunjungi Kabupaten Karo dalam rangka Peringatan Hari Kemanusiaan Sedunia, Selasa (22/8/2017), mobil yang ditumpangi Khofifah bersama rombongan melintasi perkebunan jeruk. Kebun buah ini membentang di kanan dan kiri jalan raya yang menghubungkan Berastagi-Kabanjahe. Iring-iringan berhenti di sebuah kebun di mana beberapa petani sedang memanen jeruk.

“Jeruk Berastagi adalah salah satu buah lokal favorit saya. Kalau sudah di Jakarta dikenal jeruk Medan. Coba lihat, jeruk di wilayah ini memiliki ciri khas kulitnya tebal, kuning kemerahan, dan agak sulit dikupas bila matang. Daging buahnya lembut dan bulirnya besar-besar,” ujar Mensos seraya memetik beberapa jeruk dan mengupasnya seperti dikutip dari keterangan tertulis Humas Kementerian Sosial (Kemensos) yang diterima Obsessionnews.com, Rabu (24/8).

Udara sejuk menyapa saat rombongan menyusuri perkebunan. Sejauh mata memandang, pohon-pohon setinggi 3-10 meter ini dipenuhi jeruk berwarna kuning mengilat. Tampak ranum dan telah siap dipanen.

Sekitar 20 menit Mensos berkeliling kebun ditemani dua petani jeruk sambil mengobrol tentang musim panen dan harga jeruk.

“Rasa buahnya manis dan baunya harum. Jeruk Berastagi mengandung lebih banyak air dan umumnya tidak berbiji. Lezat sekali,” tutur Mensos seraya membagikan buah jeruk yang dikupasnya kepada beberapa pejabat dan staf Kemensos yang mendampinginya.

Khofifah mengatakan, Berastagi sesungguhnya bukan nama jenis jeruk. Namun Berastagi merupakan sebuah kecamatan di Kabupaten Karo. Budi daya tanaman jeruk banyak dikembangkan oleh warga Berastagi karena buah ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

Sayuran Berastagi, lanjutnya, juga memiliki kualitas sangat bagus terutama wortel dan kentangnya, baik ukuran maupun warnanya sangat kompetitif.

Dalam beberapa tahun terakhir perkebunan ini menjadi salah satu tempat tujuan wisata favorit yakni wisata petik jeruk, di mana pengunjung boleh memetik buah jeruk dan mengonsumsinya di kebun. Sedangkan untuk dibawa pulang pengunjung dikenakan biaya antara 10–15 ribu per kilogram.

“Kualitas buah-buahan lokal Indonesia sangat bagus, demikian pula ragam buah-buahan Nusantara yang lezat. Durian, pisang, pepaya, jeruk, sawo, belimbing, salak, nanas, buah naga, jambu, duku, rambutan, srikaya, semuanya adalah kekayaan negeri ini. Ayo makan buah lokal yang kaya manfaat ini. Mengonsumsinya selain menyehatkan juga mendukung petani buah di Indonesia agar mereka semakin sejahtera,” tandasnya. (arh)

Share artikel ini

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Masukan kode dibawah Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.