Pengusaha Kini Bisa Mendaftar BPJS Ketenagakerjaan di BKPM

Pengusaha Kini Bisa Mendaftar BPJS Ketenagakerjaan di BKPM
BPJS Ketenagakerjaan.

Jakarta, Obsessionnews.com – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) kini menyediakan layanan informasi tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan melalui layanan satu pintu. Dengan begitu para pengusaha atau investor kini bisa lebih mudah mendapatkan informasi terkait BPJS Ketenagakerjaan.

Direktur Perluasan Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan Enda Ilyas Lubis menekankan pentingnya menyediakan jaminan sosial yang menjadi hak pekerja. Ia bersyukur saat ini banyak pengusaha yang sudah mulai memikirkan nasib kesejahteraan karyawannya.

“Saya berterimakasih, para pengusaha sudah memikirkan kesejahteraan pekerjanya sejak dini, ini bisa dimulai sejak di tempat (pengurusan) perizinan (usaha),” ujarnya di Gedung BKPM, Karet Semanggi, Jakarta, Jumat, (10/11/2017).

Sejak pengukuhan MoU, petugas BPJS telah ditempatkan di BKPM pusat, namun fungsinya hanya sebagai Liaison Officer untuk sosialisasi jaminan sosial. Beberapa diantaranya sudah mendaftar. “Ada 11 perusahaan yang langsung masuk (BPJS Ketenagakerjaan), yang ikut konsultasi malah sampai 51 perusahaan,” ujar Ilyas.

Jumlah itu, menurut Ilyas, belum termasuk dengan 400 perusahaan yang berpotensi mendaftar BPJS, baik di pusat maupun kantor cabang. “Kami masih bekerja semi manual nanti ini akan otomatis (dengan IT).”

Deputi Bidang Penanaman Modal BKPM Lestari Indah mengatakan pihaknya mendukung penjaminan kesejahteraan para pekerja. “Yang kami sediakan data mengenai perusahaan yang sudah siap komersial, di situ titiknya. Saat mau produksi, siap-siap juga dia ikut BPJS, tenaga kerjanya ikut jaminan ini,” ujar Indah.

BKPM mencatat angka realiasi investasi sebesar Rp 176,6 triliun pada periode triwulan III 2017. Capaian pada Juli – September 2017 itu terdiri dari investasi Penanamam Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 64,9 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 111,7 triliun.

Angka penanaman modal kuartal ketiga itu pun telah menyerap tenaga kerja WNI hingga 286.497 orang, dengan rincian 109.711 orang di proyek PMDN dan 176.786 di proyek PMA. “Itu menunjukkan bahwa investasi tetap berperan dalam menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat,” kata Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong. (Albar)

Share artikel ini

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Masukan kode dibawah Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.