Pengacara Ungkap Alasan Siti Fadilah Kembalikan Uang ke KPK

Pengacara Ungkap Alasan Siti Fadilah Kembalikan Uang ke KPK
Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari.

Jakarta, Obsessionnews.com – Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari mengungkapkan alasan dirinya mengembalikan uang Rp 1,350 miliar ke KPK. Melalui pengacaranya Siti mengatakan pengembalian uang dimaksud semata-mata untuk mematuhi amar putusan eks pejabat Kemenkes Rustam Syarifuddin Pakaya.

“Semata-mata mengembalikan, bukan mengakui (menerima MTC). Tidak ada kalimat mengakui,” kata pengacara Siti, Achmad Cholidin di Jakarta, Jumat (9/6/2017).

Pengembalian uang ke KPK ini dilakukan pada Senin, 5 Juni. Duit yang dikembalikan Siti dikirimkan dengan cara setoran tunai ke rekening KPK dengan keterangan pembayaran uang pengganti Siti sesuai amar putusan Rustam Pakaya. Keesokan harinya, Selasa (6/6), KPK membuatkan berita acara penerimaan uang titipan pengembalian ke kas negara.

“Jelas (sumber pengembalian) duit pribadi. Sebelum pengembalian ibu diskusi keluarga mengumpulkan (uang) ke sana-sini,” ujarnya.

Siti mematuhi amar putusan yang mengharuskan dirampasnya uang Rp 1,350 miliar terkait dengan putusan Rustam Pakaya. Perkara gratifikasi ini yang juga menjerat Siti hingga menjadi terdakwa dan menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

“Meskipun saya tidak pernah menerima, tidak ada fakta hukum yang mendukung bahwa menerima sejumlah MTC. Tetapi karena telah tertulis dalam amar putusan yang berkekuatan hukum tetap, maka dengan ini saya sebagai warga negara yang menjunjung tinggi hukum di negara ini saya akan memenuhi ketentuan di amar keputusan pengadilan Rustam Pakaya,” kata Siti.

Dalam surat tuntutan jaksa, Siti diyakini terbukti menerima uang total Rp 1,9 miliar sebagaimana dakwaan kedua. Duit itu menurut jaksa berasal dari pemberian Sri Wahyuningsih selaku Direktur keuangan PT Graha Ismaya berupa MTC senilai Rp 500 juta, serta dari Rustam Pakaya yang diperoleh dari Masrizal Ahmad Syarif selaku Direktur Utama PT Graha Ismaya sejumlah Rp 1,4 miliar.

Siti Fadilah, membantah seluruh isi dakwaan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam pembelaannya, menteri yang menjabat di Era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu tidak pernah mengakui menerima suap sebesar Rp 1,9 miliar. (Has)

Share artikel ini

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Masukan kode dibawah Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.