Pendukungnya Optimis Soeharto akan Peroleh Gelar Pahlawan

Pendukungnya Optimis Soeharto akan Peroleh Gelar Pahlawan
Presiden kedua RI HM Soeharto.

Jakarta, Obsessionnews.com – Beberapa hari lagi bangsa Indonesia kembali akan merayakan Hari Pahlawan, tepatnya 10 November 2017. Pada momen Hari Pahlawan biasanya pemerintah akan memberikan gelar pahlawan kepada para tokoh yang berjasa kepada bangsa dan negara ini. Apakah tahun ini Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan gelar pahlawan untuk  Presiden kedua RI HM Soeharto?

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perisai Berkarya, Tri Joko Susilo, optimis cepat atau lambat Jenderal Besar Soeharto akan memperoleh gelar pahlawan nasional.

Tri Joko Susilo

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perisai Berkarya, Tri Joko Susilo.

“Perjuangan agar Pak Harto memperoleh gelar pahlawan nasional itu sudah dilakukan sejak dulu, dan tinggal political will dari Kementerian Sosial,” kata Joko dalam keterangan tertulisnya yang diterima Obsessionnews.com, Kamis  (2/11).

Perisai Berkarya, tutur Joko, melihat kalau tidak saat ini tahun yang akan datang pun masih ada harapan Soeharto mendapat gelar pahlawan nasional.

Joko mengungkapkan, gelombang  usulan Pak Harto dianugerahkan gelar pahlawan nasional  semakin gencar dilakukan oleh para pendukungnya  pada saat pemutaran film G-30-S/PKI pada September lalu. Dalam film tersebut  jelas peran besar Soeharto dalam memberantas PKI.

“Bila pemerintah memberi gelar pahlawan pada Pak Harto, kami menilai Pak Jokowi lebih rendah hati daripada Pak SBY,” tandas Joko.

Soeharto berkuasa selama 32 tahun. Ia mengundurkan diri dari jabatannya pada 21 Mei 1998 karena gerakan reformasi yang dipelopori mahasiswa.

Soeharto meninggal dunia karena sakit di Jakarta tahun 2008. Pada tahun 2010 para pendukungnya mengusulkan Soeharto menjadi pahlawan nasional. Namun, saat itu pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menolak.

Kemudian para pendukungnya kembali mengusulkan Soeharto diberi gelar pahlawan nasional pada tahun 2015. Saat itu mereka kembali menelan pil pahit. Pasalnya, pemerintahan Kabinet Kerja di bawah kendali Presiden Jokowi tidak memasukkan nama Soeharto sebagai penerima anugerah pahlawan nasional. Tahun 2016 upaya para pendukungnya memperjuangkan Soeharto mendapat gelar pahlawan nasional juga tak berbuah manis. (@arif_rhakim)

Share artikel ini

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Masukan kode dibawah Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.