Pelaku Mutilasi Tak Melawan Saat Ditangkap Petugas Polda

Jakarta, Obsessionnews - Tim Jatanras Polda Metro Jaya (PMJ) telah menangkap Kusmayadi alias Agus yang merupakan tersangka pembunuh Nur Atikah (33), wanita hamil yang dimutilasi di daerah Cikupa, Tangerang, Banten. [caption id="attachment_119068" align="alignright" width="270"]
Kusmaryadi.[/caption] Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti mengatakan, atas kerja keras tim di lapangan dari Polres Tangerang, Polsek Cikupa, Kapolresnya juga turun diback up dalam PMJ, Akhirnya polisi mengetahui lokasi keberadaan yang bersangkutan. Krishna juga mengaku, sempat menyebarkan data Daftar Pencarian Orang (DPO) pelaku dan masuk dalam daftar informasi penting. [caption id="attachment_119127" align="alignleft" width="265"]
Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti.[/caption] "Kami gunakan segala kemampuan kami. Yang bersangkutan diduga berada di Surabaya dan kami lakukan penangkapan dengan elok, tidak ada kekerasan, tidak ada perlawanan," ujar Krishna di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/4/2016). Setelah penangkapan, lanjutnya, dilakukan beberapa pengembangan. "Dan hari ini kami pulang ke Jakarta, sekarang dia istirahat sebentar, nanti di-BAP untuk disampaikan detail kronologis peristiwa kepada publik," terangnya. "Jadi belum kami sampaikan detailnya. Saat ini kami butuh melakukan berita acara terlebih dahulu kepada tersangka," tambah Krishna. (Purnomo, @kapoy76)
Kusmaryadi.[/caption] Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti mengatakan, atas kerja keras tim di lapangan dari Polres Tangerang, Polsek Cikupa, Kapolresnya juga turun diback up dalam PMJ, Akhirnya polisi mengetahui lokasi keberadaan yang bersangkutan. Krishna juga mengaku, sempat menyebarkan data Daftar Pencarian Orang (DPO) pelaku dan masuk dalam daftar informasi penting. [caption id="attachment_119127" align="alignleft" width="265"]
Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti.[/caption] "Kami gunakan segala kemampuan kami. Yang bersangkutan diduga berada di Surabaya dan kami lakukan penangkapan dengan elok, tidak ada kekerasan, tidak ada perlawanan," ujar Krishna di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/4/2016). Setelah penangkapan, lanjutnya, dilakukan beberapa pengembangan. "Dan hari ini kami pulang ke Jakarta, sekarang dia istirahat sebentar, nanti di-BAP untuk disampaikan detail kronologis peristiwa kepada publik," terangnya. "Jadi belum kami sampaikan detailnya. Saat ini kami butuh melakukan berita acara terlebih dahulu kepada tersangka," tambah Krishna. (Purnomo, @kapoy76)




























