Operasi Pasar Redam Gejolak Harga Daging Sapi Sangat Tidak Efektif

Operasi Pasar Redam Gejolak Harga Daging Sapi Sangat Tidak Efektif
Jakarta, Obsessionnews - Setelah sempat berada di level stabil, harga daging sapi di Jakarta dan sekitarnya melonjak lagi. Hingga hari ini, tiap kilogramnya dibanderol di kisaran Rp 120 ribu sampai Rp 140 ribu. Ketua Komite Daging Sapi Jakarta Raya Sarman Simanjorang, melalui keterangan resminya pada Senin (1/2), mengatakan awalnya dia mengira kenaikan harga lantaran beban pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10 persen. Namun belakangan, kebijakan tersebut dibatalkan Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution. Sarman menjelaskan, setelah diteliti, melonjaknya harga daging sapi dipicu ketakutan pasar terhadap stok yang diperkirakan tidak mampu mencukupi kebutuhan beberapa bulan ke depan. "Jadi penyebabnya adalah murni hukum pasar soal supply dan demand," kata Sarman dalam keterangan tertulisnya. Kalau stok melimpah, pasar tak khawatir dan harga stabil. Apalagi, gejolak terjadi di bulan Januari 2016, bukan saat hari raya keagamaan. Dia juga bilang, Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan kudunya punya strategi agar gejolak tak terjadi. Apalagi, Presiden sudah berpesan agar harga daging sapi di Indonesia harus sama dengan negara tetangga. Menurut Sarman, tiap kali ada gejolak harga, upaya yang dilakukan selalu bersifat sementara. Misalnya, operasi pasar. Dan ini, sangat tidak efektif.(Mahbub Junaidi)