Nama Tommy Soeharto Melejit Jelang Munas Golkar

Jakarta, Obsessionnews – Bak anak panah lepas dari busurnya, nama Tommy Soeharto melejit menjelang Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar tahun 2016 mendatang. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) 1 dan DPD 2 Golkar di sejumlah daerah disebut-sebut mendukung putra bungsu Presiden kedua RI Soeharto itu. Pria yang bernama lengkap Hutomo Mandala Putra dinilai mewakili kaum muda sekaligus menjadi penengah konflik antara kubu Aburizal Bakrie dan kubu Agung Laksono. (Baca: Tommy Soeharto Tokoh Berpengaruh di Indonesia 2015) Mohammad Hanif, tokoh pemuda di Surabaya, Jawa Timur, dan mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), mengatakan, figur Tommy yang sedang naik daun bisa membawa suara Golkar naik, "Sekarang ini banyak partai baru, tapi figurnya tidak menjual. Mas Tommy ini harapan baru bagi Golkar, karena bagaimanapun masyarakat masih memilih figur sebelum memilih partai tertentu," kata Hanif di Surabaya beberapa waktu lalu. Nama Tommy muncul kembali ke permukaan sejak Maret 2015 lalu, ketika terjadi perpecahan di tubuh Partai Golkar. Partai Beringin terbelah menjadi dua kubu, yakni kubu Aburizal Bakrie dan kubu Agung Laksono. Untuk mengatasi konflik tersebut Tommy mendesak digelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar tahun 2015. Namun, upaya Tommy menggelar Munaslub tak berhasil. Sebab, Mahkamah Partai Golkar memerintahkan Munas yang dipercepat tahun 2016. Sejumlah kalangan menilai Tommy berpeluang besar terpilih menjadi Ketua Umum dalam Munas Golkar tahun 2016 itu. Dan apabila berhasil menjadi Ketua Umum Golkar, Tommy berpeluang maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2019. (Baca: Tommy: Terlalu Dini Berbicara Soal Capres) (Arif RH)





























