Menuju Parlemen Modern, DPR Perlu Gedung Baru

Jakarta, Obsessionnews.com - DPR atau parlemen saat ini tengah berusaha melakukan pencitraan perbaikan agar lembaga legislatif ini dipercaya masyarakat. Anggota Fraksi Partai Golkar DPR Ridwan Hisjam menginginkan lembaga ini menjadi parlemen modern. [caption id="attachment_136873" align="alignright" width="335"]
Anggota Fraksi Partai Golkar DPR, Ridwan Hisjam.[/caption] Ridwan mengatakan, untuk menjadi parlemen modern harus tersedia fasilitas yang memadai, seperti gedung baru. “Gedung yang sekarang melebihi kapasitas. Oleh karena itu perlu dibangun gedung baru agar anggota parlemen betah bekerja,” kata anggota Komisi X DPR ini kepada Obsessionnews.com baru-baru ini dalam rangka menyambut Hari Parlemen Indonesia tanggal 16 Oktober. Wacana pembangunan gedung DPR muncul saat lembaga ini dipimpin Marzuki Alie periode 2009-2014. Tapi, batal dibangun, karena ditolak oleh masyarakat karena masyarakat menilai sebagai pemborosan. Selain itu masyarakat menilai kinerja DPR tidak maksimal dalam menjalankan fungsinya di bidang legislasi, anggaran, dan pengawasan. Kemudian muncul lagi wacana membangun gedung DPR pada saat lembaga ini dipimpin Setya Novanto (2014-2015). Lagi-lagi mendapat penolakan dari masyarakat dan batal dibangun. (@arif_rhakim)
Anggota Fraksi Partai Golkar DPR, Ridwan Hisjam.[/caption] Ridwan mengatakan, untuk menjadi parlemen modern harus tersedia fasilitas yang memadai, seperti gedung baru. “Gedung yang sekarang melebihi kapasitas. Oleh karena itu perlu dibangun gedung baru agar anggota parlemen betah bekerja,” kata anggota Komisi X DPR ini kepada Obsessionnews.com baru-baru ini dalam rangka menyambut Hari Parlemen Indonesia tanggal 16 Oktober. Wacana pembangunan gedung DPR muncul saat lembaga ini dipimpin Marzuki Alie periode 2009-2014. Tapi, batal dibangun, karena ditolak oleh masyarakat karena masyarakat menilai sebagai pemborosan. Selain itu masyarakat menilai kinerja DPR tidak maksimal dalam menjalankan fungsinya di bidang legislasi, anggaran, dan pengawasan. Kemudian muncul lagi wacana membangun gedung DPR pada saat lembaga ini dipimpin Setya Novanto (2014-2015). Lagi-lagi mendapat penolakan dari masyarakat dan batal dibangun. (@arif_rhakim) 




























