Manisnya Coklat Imlek Buatan Wong Semarang

Manisnya Coklat Imlek Buatan Wong Semarang
Semarang, Obsessionnews – Pernak pernik Imlek tak selalu berupa jajanan tradisional atau berbau lawas. Panganan modern seperti coklat pun bisa diolah sedemikian rupa menjadi makanan bertemakan Imlek. Seperti disajikan toko Conetta Chocolate yang bertempat di jalan Pekunden, Nomor 47, Kota Semarang. Adalah Lenny, pemilik toko yang berdiri sejak tahun 90-an. Berukuran 5 x 4 meter, Lenny mengaku terinspirasi membangun toko coklat usai melihat toko yang sama di negeri Sakura. “Di sana (Jepang) ada lucu-lucu. Coklatnya dihias macem-macem. Jaman dulu kan ga ada yang seperti ini. Lalu saya bawa kesini,” ujarnya kepada obsessionnews.com, Minggu (7/2/2016). Ia kemudian memulai bisnis tersebut. Gayung disambut, tak disangka teman-teman Lenny menyukai coklat bikinannya. Toko kecil itu lalu berkembang pesat. Pelanggan dari berbagai daerah berdatangan, lantaran coklat-coklat yang ia buat menarik mata. “Saya selalu memadukan coklat dengan desain-desain wadah yang unik. Semisal Valentine, desain yang saya buat bertema valentine. Dan coklatnya pun bisa dibuat sesuai keinginan pelanggan,” sahutnya bangga. [caption id="attachment_96313" align="aligncenter" width="640"]coklat smg Lenny.[/caption] Tak ubahnya saat perayaan Imlek seperti sekarang ini. Bermacam coklat bertema Tiongkok, mulai amplop ang pao berisi bola-bola kue coklat, sampai parsel cantik dengan boneka beruang. Tentu saja, kain-kain merah dibalutkan di sekeliling parsel. Harga yang dipatok beragam. Mulai 10 ribuan sampai Rp 300 ribu. Lenny mengaku, khusus di Imlek kali ini ia membuat parsel dicampur rangkaian bunga. Proses pembuatannya tak tanggung-tanggung. Ia merangkai sendiri seluruh rangkaian bunga selama kurang lebih satu hari. Hasilnya? pesanan parsel bunga coklat terus berdatangan, usai ia promosikan di jejaring sosial resmi toko. “Imlek ini naik sampai 60%. Semoga saja usai Imlek masih berdatangan pelanggan,” tutur dia senang. ang pao coklat Salah seorang pelanggan, Rian mengaku membeli coklat buatan Lenny karena unik dan menarik. Hampir selama tiga tahun, Rian memesan bermacam coklat untuk perusahaan tempat ia bekerja, terutama saat hari raya. “Ya biasanya saya pesan untuk perusahaan. Untuk Imlek dibagi-bagi ke karyawan,” kata dia sambil membeli coklat. Selain itu, variasi coklat juga menjadi salah satu alasan, mengapa Rian masih terus setia menggunakan produk buatan Lenny. “Ya sampai sekarang, masih pake buatan sini. Enak sih,” tandasnya. (Yusuf IH)