Latih 49.800 Wirausaha Baru, Kemenkop Mau Pangkas Gini Ratio

Latih 49.800 Wirausaha Baru, Kemenkop Mau Pangkas Gini Ratio
Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan UKM menyiapkan program pelatihan terhadap 49,8 ribu wirausaha baru.

Jakarta, Obsessionnews.com – Pemerintah melalui Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan UKM menyiapkan program pelatihan terhadap 49,8 ribu wirausaha baru. Pelatihan ini guna memangkas tingkat kesenjangan sosial (gini ratio) yang terjadi di tengah masyakarat.

“Kesenjangan mulai kita takutkan, makanya pemuda dan mahasiswa terutama harus kita latih untuk menyelesaikan gejolak ini. Mereka harus diberikan pekerjaan,” ujar Deputi bidang Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM, Prakoso Budi Susetyo, di kantornya, Jakarta, Rabu (11/1/2017).

Dalam menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan ini, Kemenkop akan bersinergi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun perusahaan swasta. Bentuk pelatihan yang diberikan berupa pelatihan pengembangan dan peningkatan kualitas SDM, maupun dukungan manajemen.

“Oleh sebab itu, mulai kita lakukan penjajakan, surati ke BUMN dan sawata. Kita minta bantuan mereka bukan dalam bentuk uang tapi bantuan pelatihan itu dari CSR mereka,” kata Prakoso.

Ia mengaku pihaknya sudah menyiapkan roadmap 1 tahun program, termasuk sudah menentukan kapan dan dimana pelatihan akan dilakukan. Diharapkan program ini sudah bisa berjalan pada awal Februari tahun ini.

“Jangan sampai ketinggalan, gak ikut program gak baik juga. Saya merasa bahwa maksimal kita mendidik kewirausahaan jangan sampai gak dibantu,” tandasnya.

Ada sekitar 15 BUMN dan perusahaan swasta besar yang akan dijajaki kerjasama, diantaranya dengan BCA, Mandiri, BNI, BRI, PT Telkom, dan Mayapada. Selain itu, akan dilibatkan pula kementerian dan lembaga terkait. Pekan depan, Prakoso sudah mengagendakan pertemuan dengan pimpinan perusahaan maupun K/L dimaksud.

Menurut dia, program kewirausahaan yang mereka gulirkan sedang dievaluasi tingkat keberhasilannya, sambil menunggu data sensus terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS). Meski begitu, Prakoso yakin program ini mampu mendongkrak angka kewirausahaan Indonesia hingga mencapai 2 persen.

“Sensus penduduk memang belum keluar, namun saya pikir keberhasilan kita membina kewirausahaan sudah bagus, apakah 1,65 atau sudah naik. Saya yakin 2 persen lewat,” paparnya.

Oleh karena itu, Kemenkop UKM membuka kembali program Wirausaha Pemula pada tahun 2017 dengan alokasi anggaran yang disediakan sebesar Rp15 miliar. Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini program WP dibuat dengan konsep e-Proposal.

“Sekarang gak perlu lagi seleksi langsung, cukup dengan mengajukan permohonan melalui website atau email ke kami,” pungkasnya. (Has)

Share artikel ini

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Masukan kode dibawah Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.