Kapolda Pantau Jalan Tol Cikampek-Palimanan

Subang, Obsessionnews – Menjelang difungsikannya Jalan Tol Cikampek-Palimanan (Cipali) masih ditemukan beberapa titik lokasi yang belum rampung. Hal ini terpantau pada saat kunjungan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Mochamad Iriawan, didampingi Kapolres Subang AKBP Harry Kurniawan, Minggu (3/5/2015). [caption id="attachment_36378" align="alignnone" width="640"]
Kapolda Jabar bersama Kapolres Subang Meninjau Lokasi Jalan Tol di wilayah Padaden Barat[/caption] Target penyelesaian Jalan Tol panjang 115 km tersebut rampung pada bulan Juni atau sebelum Idul Fitri tahun 2015. Beberapa proses yang belum rampung diantaranya pembangunan Jembatan Ciasem, Desa Balimbing, Kecamatan Pagaden Barat. "Itu (Jembatan Ciasem) baru sekitar 50% pengerjaanya kalau yang lain berparian ada 60% -70% pengerajaan jembatanyan," ujar Irawan kepada wartawan. [caption id="attachment_36379" align="alignnone" width="640"]
Penyelesaian Jalan Tol Cipali di lokasi Subang (1)[/caption] Kemudian lokasi rest area dan beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) masih dalam tahap pengerjaan. Untuk memastikan tenggat waktu penyelesaian, kata Iriawan, malam ini pihaknya akan melakukan rapat dengan para kontraktor pembangunan Tol Cipali yang merupakan tol terpanjang di Jawa Barat tersebut. "Usai dari sini saya akan tanyakan langusng kepada pelaksanan pembangunan tol ini dalam rapat yang akan digelar setelah ini, “ katanya. [caption id="attachment_36381" align="alignnone" width="640"]
Ticket Box Tol Cipali di daerah Cilameri Subang[/caption] “Pak Persiden sudah mengumumkan Juni (jalan tol) bisa di gunakan, maka pelakasanan harus komitemen di rampungkan bulan itu, makanya saya sarankan kalau ada titik yang belum rampun untuk diprcepat supaya cepat rampung.” jelasnya. Apabila rampung diperkirakan 70% pemudik akan menggunakan jalan tol. “Hanya 30 persen pengendara yang akan mengunakanJalau Pantura.” tambahnya. [caption id="attachment_36382" align="alignnone" width="640"]
Wow peralatan milik TNI ikut dilibatkan[/caption] Sementra Penangung Jawab pembanguan tol section I, Riswandi mengaku optimis pembangun tol tersebut bisa digunakan sebelum Lebaran tahun ini. Riswandi mengaku ada beberapa hambatan dalam pembangunan tersebut mulai dari cuaca dan medan jalan yang cukup rumit dalam pengerjaanya terutama jembatan. “Tapi kami optimis selesai tepat waktu,” ujarnya. (Teddy Widara)
Kapolda Jabar bersama Kapolres Subang Meninjau Lokasi Jalan Tol di wilayah Padaden Barat[/caption] Target penyelesaian Jalan Tol panjang 115 km tersebut rampung pada bulan Juni atau sebelum Idul Fitri tahun 2015. Beberapa proses yang belum rampung diantaranya pembangunan Jembatan Ciasem, Desa Balimbing, Kecamatan Pagaden Barat. "Itu (Jembatan Ciasem) baru sekitar 50% pengerjaanya kalau yang lain berparian ada 60% -70% pengerajaan jembatanyan," ujar Irawan kepada wartawan. [caption id="attachment_36379" align="alignnone" width="640"]
Penyelesaian Jalan Tol Cipali di lokasi Subang (1)[/caption] Kemudian lokasi rest area dan beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) masih dalam tahap pengerjaan. Untuk memastikan tenggat waktu penyelesaian, kata Iriawan, malam ini pihaknya akan melakukan rapat dengan para kontraktor pembangunan Tol Cipali yang merupakan tol terpanjang di Jawa Barat tersebut. "Usai dari sini saya akan tanyakan langusng kepada pelaksanan pembangunan tol ini dalam rapat yang akan digelar setelah ini, “ katanya. [caption id="attachment_36381" align="alignnone" width="640"]
Ticket Box Tol Cipali di daerah Cilameri Subang[/caption] “Pak Persiden sudah mengumumkan Juni (jalan tol) bisa di gunakan, maka pelakasanan harus komitemen di rampungkan bulan itu, makanya saya sarankan kalau ada titik yang belum rampun untuk diprcepat supaya cepat rampung.” jelasnya. Apabila rampung diperkirakan 70% pemudik akan menggunakan jalan tol. “Hanya 30 persen pengendara yang akan mengunakanJalau Pantura.” tambahnya. [caption id="attachment_36382" align="alignnone" width="640"]
Wow peralatan milik TNI ikut dilibatkan[/caption] Sementra Penangung Jawab pembanguan tol section I, Riswandi mengaku optimis pembangun tol tersebut bisa digunakan sebelum Lebaran tahun ini. Riswandi mengaku ada beberapa hambatan dalam pembangunan tersebut mulai dari cuaca dan medan jalan yang cukup rumit dalam pengerjaanya terutama jembatan. “Tapi kami optimis selesai tepat waktu,” ujarnya. (Teddy Widara) 




























