Jokowi Minta Konflik PPP Rampung Lewat Muktamar

Jokowi Minta Konflik PPP Rampung Lewat Muktamar
Jakarta, Obsessionnews - Presiden RI Jokowi minta agar konflik yang terjadi di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bisa diselesaikan lewat Muktamar VIII Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, yang dimulai hari ini, Jumat (4/4) hingga 8 April mendatang. Dia minta  kader PPP berhenti bertikai dan membuang energi untuk hal-hal yang tidak produktif. "Ribut tidak produktif. Konflik dan gesekan tidak perlu. Sehabis muktamar, saya berharap tidak ada lagi yang datang gantian. Jangan lagi ke Istana dua grup yang bedanya sejam, sejam. Tapi hadir kenalkan pengurus baru." ujar Jokowi, langsung disambut tepuk tangan dan teriakan Allahu Akbar dari muktamirin. Ketua Majelis Syariah PPP Maimun Zubair senang dan beraharap muktamar benar-benar menghasilkan islah. "Ini muktamar ketiga (setelah ada dua muktamar di Jakarta dan Surabaya). Ketiga ini biasanya berkah," kata Maimun dan diamini kader. Sebagian besar bekas pengurus Muktamar Surabaya hadir, begipula eks pengurus Muktamar Jakarta. Mereka di antaranya Indah Suryadharma Ali, Epiyardi Asda, dan Fernita Darwis. Tampak hadir dalam muktamar partai berlambang Ka’bah ini Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menkum HAM Yasonna Laoly dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin yang juga merupakan kader PPP. Juga Ketua DPD Irman Gusman dan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, serta Sekjen PKB Abdul Kadir Karding. Acara kemudian dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan Mars PPP dan pembacaan ayat suci Al Quran. Namun, tidak terlihat adanya Ketua Umum PPP hasil Muktamar Jakarta, Djan Farid, beserta pengurusnya yang datang. Menurut Romi, pihaknya sudah resmi mengundang mereka melalui surat resmi beberapa waktu yang lalu. “Kami sudah undang mereka. Tapi sampai detik ini, tidak ada yang datang. Kami sudah punya niat baik untuk itu. Kami minta doa kepada seluruh rakyat Indonesia agar Muktamar tersebut berjalan lancar. Mohon maaf jika menambah kemacetan, sekaligus mohon doa agar menjadikan semua persoalan di PPP selesai,” tuturnya. (rez, @reza_indrayana)