Jababeka Cetak Laba Rp326 M Menawan di Kuartal II 2016

Jakarta, Obsessionnews.com- PT Kawasan Industri Jababeka, Tbk. (KIJA) selama semester I 2016, per Juni 2016, memperoleh laba bersih Rp.326 miliar, Naik 30% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya Rp.249,81 miliar Demikian siaran pers yang diterima redaksi Obsessionnews.com, Minggu (31/7/2016). Kenaikan ini didorong oleh penguatan nilai rupiah (IDR) terhadap dolar Amerika (US$) sepanjang bulan Juni 2016 terapresiasi sebesar 3,4% dibandingkan bulan sebelumnya, ke level Rp.13,213/US$. baca juga: Jababeka Bangun Kendal Industrial Rp350MInvestor Minati Kawasan Industri Kendal Selain itu, pencapaian menawan kinerja KIJA pada Semester I 2016 tersebut juga didukung oleh penurunan Beban pokok Perseroan dari Rp.858,89 miliar di periode yang sama di tahun sebelumnya menjadi Rp808 miliar, serta beban keuangan mengalami penurunan dari Rp.187 miliar di periode yang sama di tahun sebelumnya menjadi Rp.21miliar di semester I tahun ini . Sedangkan Beban usaha mengalami kenaikan dari Rp.195,69 miliar Semester I 2015 menjadi Rp.229,74 miliar Semester I 2016. Meskipun, secara umum KIJA mengalami penurunan sebesar 8% per 30 Juni, yakni sebesar Rp.1.361 miliar, dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, namun secara garis besar selama kuartal II 2016, KIJA mencatatkan kenaikan sebesar Rp.774 miliar, atau 32% dibandingkan kuartal I 2016. Kenaikan ini didapatkan dari hasil pengembangan lahan yang penjualannya mencapai empat kali lipat dari kuartal sebelumnya. Selain itu, kenaikan pada kuartal II 2016 ini juga dihasilkan dari pilar bisnis infrastruktur perseroan, yakni dari pengembangan infrastruktur listrik, air, dan pelabuhan, yang memberikan kontribusi cukup signifikan, sebesar 61%. Peningkatan kinerja KIJA pada kuartal II 2016 ini juga disokong oleh penjualan real estate yang meningkat tajam, terutama untuk kawasan Industri di Cikarang dan Kendal. Dengan target penjualan mencapai Rp.1,4 triliun di tahun 2016, hingga kuartal ke II 2016 yang berhasil terealisasi Rp.421 miliar@reza_indrayana





























