Ingatlah Harapan-harapan Ayahmu

Ingatlah Harapan-harapan Ayahmu
Ilustrasi ayah. (Net)

Kuliah Semester Genap di ITB baru saja berakhir. Ujian Akhir Semester sudah dimulai pada minggu ini.  Seperti biasa, pada sesi kuliah terakhir Semester Genap ini,  saya mengisi penutup kuliah dengan memberikan nasihat-nasihat dan pepatah petitih kepada para mahasiswa. Saya ingatkan lagi betapa besar harapan ayah bunda mereka yang menaruh harapan agar putra-putrinya berhasil menempuh perkuliahan di ITB, dan tentu saja kuliah-kuliah kehidupan lainnya selama di kampus.

Saya berpesan agar para mahasiswa memberikan hasil terbaik kepada kedua orangtuanya. Belajar, belajar, dan selalu belajar dengan tekun dan sungguh-sungguh. Jangan sia-siakan masa muda, masa muda adalah masa untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya sebagai bekal buat masa depan.

Sebagai penutup, saya putarkan video klip lagu “Yang Terbaik Bagimu (Ayah)”  dari ADA Band  (feat Gita Guttawa) melalui LCD ke layar proyektor. Layar proyektor yang biasanya menampilkan materi kuliah, kali ini saya isi dengan menampilkan video klip. Saya suka lagu dari ADA Band ini.  Menurut saya lagu tersebut sangat bagus, sebab mengingatkan seorang anak pada harapan yang dilontarkan orangtuanya, khususnya ayahnya. Anak pun berjanji untuk memberikan yang terbaik bagi ayahnya.

Beberapa mahasiswi yang menyaksikan video klip ini tak mampu menutup wajahnya, matanya berkaca-kaca mendengarkan lirik lagu tersebut. Mungkin terbayang ayahnya di kampung halaman sehingga menjadi hiks…hiks… . Maafkan saya, tidak bermaksud membuatmu menangis.

Berikut ini lirik lagu Yang Terbaik Bagimu (Ayah) dari ADA Band:

Teringat masa kecilku
Kau peluk dan kau manja
Indahnya saat itu
Buatku melambung
Disisimu terngiang
Hangat nafas segar harum tubuhmu
Kau tuturkan segala mimpi-mimpi serta harapanmu

Kau ingin ku menjadi
Yang terbaik bagimu
Patuhi perintahmu
Jauhkan godaan
Yang mungkin kulakukan
Dalam waktuku beranjak dewasa
Jangan sampai membuatku
Terbelenggu jatuh dan terinjak

Chorus:Tuhan tolonglah sampaikan
Sejuta sayangku untuknya
Ku terus berjanji
Tak kan khianati pintanya
Ayah dengarlah betapa sesungguhnya
Ku mencintaimu
Kan ku buktikan ku mampu penuhi maumu

Andaikan detik itu
Kan bergulir kembali
Kurindukan suasana
Basuh jiwaku
Membahagiakan aku
Yang haus akan kasih dan sayangmu
Tuk wujudkan segala sesuatu
Yang pernah terlewati

La la laaLa la la laa la

Silakan klik video di Youtube ini untuk mendengarkan lagu dan musiknya.

 

Di bawah ini video klip lagu yang sama namun dengan video klip berbeda, dengan gambar-gambar yang mengingatkan pada asuhan ayah pada masa kecil.

Saya yakin kamu pun suka dan akan tersentuh dengan klip video ini. (Rinaldi Munir, Dosen Teknik Informatika ITB

Share artikel ini

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Masukan kode dibawah Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.