Indonesia Tak Pernah Takut

Indonesia Tak Pernah Takut
Jakarta, Obsessionnews – Indonesia itu negeri unik. Ketika ada aksi teror, umumnya orang di belahan dunia manapun, akan mengurung diri untuk tidak pergi atau berkunjung ke tempat terjadinya teror. Tapi di Indonesia, itu tak terjadi. Sebagian kecil warga mungkin merasa takut. Tapi melihat banyaknya kerumunan warga di sekitar jalan MH Thamrin, Kamis (14/1/2016), asumsi ketakutan itu tidak tampak sama sekali. Alhasil, polisi harus berjaga agar kerumunan warga tidak menganggu kerja pihak kepolisan yang tengah baku tembak dengan para pelaku teror. Padahal, para pelaku teror berusaha menembaki siapapun yang ada dalam jangkauannya. Banyaknya kerumunan warga itu rupanya berkah tersendiri bagi para pedagang kaki lima. Jika sebelumnya Obsesionnews menampilkan pedagang Starling (Strabak keliling), kini netizen ramai membincang sosok pedagang sate. [caption id="attachment_89831" align="aligncenter" width="218"]“Gerobak sate ini jaraknya hanya 100 meter dari lokasi serangan teroris dua jam yang lalu dan laki-laki ini masih membakar satenya dan para pembelinya masih memesan satenya. Ini adalah Jakarta! Kamu (pelaku teror) tidak bisa meneror Jakarta! Takut tidak ada dalam kamus kami.” “Gerobak sate ini jaraknya hanya 100 meter dari lokasi serangan teroris dua jam yang lalu dan laki-laki ini masih membakar satenya dan para pembelinya masih memesan satenya. Ini adalah Jakarta! Kamu (pelaku teror) tidak bisa meneror Jakarta! Takut tidak ada dalam kamus kami.”[/caption] starbak kekliling Berada hanya sekitar 100 meter dari tempat kejadian perkara, pedagang sate itu justru mengibaskan kipas rezekinya. Screenshot pedagang sate ini diabadikan dan diunggah oleh Wimpy Novanda, seorang pengguna akun Path, saat berada di lokasi kejadian. Tak ayal, status Wimpy ini seketika menyebar di media sosial dan menuai banyak pujian. Seolah terinspirasi aksi pedagang sate dan ribuan warga yang berkerumun itu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak takut. Ini diutarakannya saat ia berada di Rumah Kerang Jalan Ki Ageng Tapa, Cirebon-Jawa Barat, Kamis siang (14/1/2016). "Kita semuanya tentu saja berduka atas jatuhnya korban dari peristiwa ini. Tapi kita semuanya juga mengecam tindakan yang mengganggu keamanan masyarakat, mengganggu ketenangan rakyat, dan menebar teror pada masyarakat. Negara, bangsa, dan rakyat, kita, agar tidak boleh takut, tidak boleh kalah oleh aksi teror seperti ini. Saya berharap masyarakat tetap tenang karena semuanya terkendali," serunya. (Fath)