HUT ke-70 RI BTN Bedah Rumah 45 Veteran di Papua

HUT ke-70 RI BTN Bedah Rumah 45 Veteran di Papua
Jayapura – Kini, seluruh BUMN di wilayah Papua diajak ikut berpartisipasi dalam membangun masyarakat lokal untuk mandiri. Bank BTN menyelenggarakan upacara bendera memperingati HUT ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia di GOR Cendrawasih, Jayapura, Papua, Senin (17/8/2015). Seluruh BUMN yang ada di wilayah Papua menyelenggarakan uapacara tersebut di tempat yang sama. Maryono, Direktur Utama Bank BTN bertindak sebagai inspektur upacara. Ini adalah puncak rangkaian kegiatan HUT RI sesuai arahan Menteri BUMN kami menjadi koordinator untuk wilayah Papua bersama PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero).  Demikian Maryono menjelaskan usai memimpin upacara tersebut di GOR Cendrawasih, Jayapura, Senin (17/8). Bank BTN mendapat penugasan wilayah perbatasan Indonesia yang tergolong masih rawan konflik. Tetapi kami datang sebagai putra bangsa yang ingin bersama-sama membangun Papua. Oleh karena itu BUMN yang berada di wilayah Papua ingin menunjukkan bahwa kami hadir untuk membangun wlayah ini. Banyak kegiatan social yang dilakukan dalam rangka HUT tersebut yang semuanya diarahkan untuk perbaikan ekonomi masyarakat Papua. Kami bangga menjadi bagian dalam mengembangkan wilayah ini, tegasnya. Hal yang cukup menonjol karena sejalan dengan core business Bank BTN adalah bantuan 'bedah rumah' untuk anggota veteran. Pada kesempatan itu Bank BTN memberikan bantuan untuk melakukan bedah rumah bagi 45 veteran dengan total bantuan mencapai Rp.900 Juta. Selain itu Bank BTN juga memberikan bantuan penyediaan atau perbaikan sarana laboratorium di 17 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan peningkatan sarana perpustakaan di 8 SD Negeri. Bank BTN juga memberikan bantuan sembako di 17 wilayah dengan pembagian masing-masing wilayah disiapkan 170 paket sembako. Semua bantuan ini diserahkan dan prioritas untuk masyarakat wilayah Papua. Kami sudah menyiapkan total anggaran sekitar Rp.3,5 Miliar untuk kegiatan BUMN hadir untuk negeri di wilayah Papua ini. Walaupun tidak besar untuk dapat mengubah dalam waktu cepat, tetapi ini adalah satu komitmen untuk dapat dilakukan bukan hanya pada moment HUT RI ini saja. Progaram ini merupakan program lanjutan untuk bagaimana BUMN di wilayah Papua terus mengawal implementasinya sehingga BUMN benar-benar ada membawa manfaat di Papua, jelas Maryono. Maryono menambahkan, Bank BTN sebagai bagian dari BUMN, senantiasa terlibat aktif dalam program sosial di berbagai daerah. Hal ini sejalan dengan program kementerian BUMN hadir untuk negeri,katanya. Seperti diketahui, Kementerian BUMN mengadakan program bersama BUMN hadir untuk negeri di berbagai wilayah di Indonesia dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia yang ke-70 tahun. Bank BTN menjadi koordinator acara yang diselenggarakan di Papua dengan mengangkat tema "Kado untuk Negeri" hadir di Papua. Beberapa kegiatan yang sudah dilakukan adalah gerak jalan dan kuliner yang melibatkan lebih 5.000 peserta. Kemudian pasar murah dengan program diskon 70% lebih murah dari harga pasar. Dalam program ini disiapkan paket sembako lebih dari 2.000 paket. Seluruh paket terjual habis dan hasilnya  dibagikan kembali untuk masyarakat di 17 wilayah yang ada di Papua. "Apa yang telah kami sumbangkan seperti untuk para veteran hari ini, tidak sebanding dengan pengorbanan para veteran yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan dengan segala upaya," tegas Maryono. Sementara itu bantuan fasilitas laboratorium dan perpustakaan untuk sekolah diharapkan mampu membantu peningkatan kemampuan belajar dan menumbuhkan minat baca yang lebih tinggi untuk para siswa. "Kami sangat yakin dan percaya, bahwa masa depan Indonesia akan gemilang dengan generasi yang dipersiapkan lebih baik. Mereka yang akan melanjutkan cita-cita proklamasi bangsa Indonesia,” tegasnya. Usai upacara, Maryono sempat mendatangi rumah salah satu veteran pejuang Papua, Keliopas Sueni. Keliopas yang kini berusia 76 tahun pernah bertempur di Serui pada tahun 1958. Pertempuran Serui tersebut adalah salah satu peletup kembalinya Papua ke NKRI pada 1969. Maryono, mengatakan, rangkaian kegiatan yang dilakukan BTN ini dapat menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk menjaga persatuan, rasa kebanggaan berbangsa dan bernegara. “Berbagai kegiatan yang kami laksanakan ini merupakan wujud upaya kami untuk memberikan dukungan nyata bagi masyarakat Indonesia. Selain itu, kami juga berharap kegiatan ini dapat mempererat tali persaudaraan antara kami dan berbagai lapisan masyarakat," ujar Maryono menutup pembicaraan. (Iwan)