Hoax! Pernyataan Panglima TNI tentang Tiga Negara Korban Cina

Jakarta, Obsessionnews.com - Isu berita yang beredar di WhatsApp terkait pernyataan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo tentang “3 (Tiga) Negara Korban Cina”, adalah TidakBenar atau Hoax. Berita tersebut dikutip dari facebook Arif Arva Kelana tertanggal 14 Desember 2016, yang isi beritanya adalah ceramah dari Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan, Jakarta Pusat, Minggu malam (11/12/2016), namun dirubah menjadi pernyataan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Demikian ditegaskan Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos, di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Rabu (5/7/2017). Sebagaimana diketahui, Habib Muhammad Rizieq Syihab mengungkapkan bagaimana Cina menguasai negara-negara tertentu dan kemudian menjadikan negara yang dikuasai Cina sebagai bagian dari negara RRC (Republik Rakyat Cina). Setidaknya ada tiga negara yang disebutkan Imam Besar FPI itu yaitu Tibet, Angola, dam Zimbabwe. “Pertama, RRC kirim Tentara sebagai pekerja di Tibet, lalu menguasainya dan menjadikannya sebagai bagian Negara RRC;kedua, RRC pengaruhi Angola untuk larang Islam dengan dalih tidak sesuai adat istiadat disana;dan ketiga, RRC hapuskan utang Zimbabwe dengan kompensasi mata uang China Yuan jadi mata uang resmi Zimbabwe,” demukian tulis Rizieq melalui akun twitternya dengan tagar #BahayaChinaKomunis, Rabu (14/12/2016). Menurut pengamatan Rizieq tidak hanya ketiga negara tersebut, namun Indonesia juga berpotensi menjadi negara yang diincar Cina. Hal tersebut merujuk pada tanda-tanda seperti piutang besar yang diberikan RRC untuk Indonesia. “RRC beri Utang Besar untuk Indonesia dengan kompensasi : A. Proyek Vital di Indonesia utk RRC;B. Kontraktor Utama semua proyek harus izin RRC;C. Matrial Utama proyek seperti Tiang Pancang dikirim dari RRC, namun disalahgunakan Mafia RRC untuk selundupkan Narkoba di dalam Tiang Pancang,” kicaunya di akun @syihabrizieq. (Red)





























