FOTO Dirut LPDB KUMKM Kunjungi Pengembang Budidaya Telur Puyuh di Mamuju

FOTO Dirut LPDB KUMKM Kunjungi Pengembang Budidaya Telur Puyuh di Mamuju

Usai melakukan sosialisasi Direktorat Syariah Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi Usaha Mikiro, Kecil, dan Menengah (KUMKM), Direktur Utama LPDB KUMKM Braman Setyo, Direktur Pembiayaan Syariah LPDB KUMKM Jainal Arifin, Direktur Bisnis LPDB KUMKM Iman Pribadi, dan jajarannya mengunjungi koperasi Guna Mandiri,  pengembang usaha budidaya telur puyuh, di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (24/10/2017).

Ketua Koperasi Guna Mandiri Naharuddin mengungkapkan, Sulbar sangat berpotensi menangkap peluang bisnis di sektor budi daya telur puyuh. Bisnis menguntungkan dari usaha tersebut dinilai menjanjikan di tengah permintaan telur puyuh yang kian meningkat.

Selain diharapkan bisa menekan angka kemiskinan di masyarakat di Provinsi Sulbar, Naharuddin juga menuturkan,  telur puyuh bisa membantu mengurangi kasus gizi buruk kronis (stunting) yang terjadi di Sulbar karena mempunyai manfaat dan kandungan gizi yang baik.

Pihak Guna Mandiri menyambut positif kehadiran LPDB KUMKM untuk membantu menggerakkan perkonomian nasional khususnya Sulbar, mereka pun sudah menyiapkan desk tersendiri untuk informasi yang terkait dengan LPDB KUMKM terutama proses pengajuan pembiayaan dengan skema syariah.

Direktur Pembiayaan Syariah LPDB KUMKM Jainal Arifin menegaskan pihaknya berkomitmen membantu mengembangkan usaha yang menjadi binaan Koperasi Guna Mandiri dengan cara membantu pembiayaan untuk perkuatan permodalan masing-masing UKM binaan Koperasi Guna Mandiri.

Direktur Utama  Utama LPDB KUMKM  Braman Setyo mengatakan, sampai dengan 20 Oktober 2017, realisasi penyaluran dana bergulir di Provinsi Sulbar baru sebesar 12,1 miliar. Ia menantang Sulbar untuk mengajukan dana lebih besar lagi.

LPDB KUMKM berkomitmen akan mengusung paradigma baru untuk menjadi lembaga yang inklusif dan terbuka karena itu dalam konteks penyaluran dana bergulir Badan Layanan Umum (BLU) tersebut akan menjalin kemitraan dan menjadikan Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM di daerah sebagai mitra strategis.

Pemberian pinjaman diutamakan untuk menyukseskan Program Nawa Cita Pemerintah, yakni Kedaulatan Pangan, Energi Terbarukan, Maritim dan Kelautan, serta Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (Gia/Foto: Humas LPDB KUMKM)

 

Share artikel ini

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Masukan kode dibawah Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.