Dijegal Bank-bank Singapura, Tax Amnesty Harus Serius

Dijegal Bank-bank Singapura, Tax Amnesty Harus Serius
Jakarta, Obsessionnews.com - Sekjen DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, mengingatkan pemerintah harus memberikan kemudahan bagi perusahaan yang ingin berpastisipasi dalam kebijakan tax amnesty (pengampunan pajak). "Saat ini bank-bank di Singapura sudah menawarkan insentif-insentif kepada nasabahnya agar tidak memindahkan uangnya ke Indonesia," paparnya di Jakarta, Kamis (4/7/2016). Ia pun memberikan saran kepada pemerintah untuk membuat aturan yang komprehensif dalam mengimplementasikan Undang-Undang (UU) Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty. Salah satunya kata dia, mengenai adanya jaminan kepastian keamanan dan kepastian hukum kepada mereka yang bersedia berpartisipasi dalam menerapkan kebijakan ini. Sebab, ia yakin Tax Amnesty akan memberikan keuntungan bagi pemerintah. "Jaminan hukum dan keamanan harus benar-benar dipastikan agar penerapan Tax Amnesty berjalan dengan lancar," tandasnya. Pasalnya, Eddy melihat masih banyak masyarakat yang tidak yakin bahkan tidak setuju dengan dibentuknya UU Tax Amnesty. Faktanya kata dia, ada setelah UU ini disahkan di DPR langsung ada pihak yang mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. "Menurut saya, agar program ini berhasil harus ada kemudahan dan kepastian agar pengusaha bisa yakin membawa uangnya ke Indonesia," katanya. ‎Mesi demikian, untuk tahun ini, pemerintah juga harus realistis dalam memprediksikan uang yang masuk ke Indonesia. Eddy menilai sosialisasi tax amnesty sudah cukup bagus. Namun untuk efektivitasnya, baru dapat dilihat nanti. "Saya pikir Rp 4 triliun hingga Rp 60 triliun sudah bagus jika masuk ke Indonesia," ucapnya.‎ (Albar, @aal_albar)