BCA Gelar ‘Wayang in Town - Journey in A Thousand Years’

BCA Gelar ‘Wayang in Town - Journey in A Thousand Years’
Jakarta, Obsessionnews - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memiliki kepedulian yang besar dalam melestarikan kesenian tradisional. Salah satu bank terbesar di Indonesia ini menginginkan kesenian tradisional, khususnya wayang, terus dicintai oleh generasi muda. Apalagi wayang telah lama dikenal di mancanegara. Bentuk kepedulian BCA itu diwujudkan dengan menggelar pagelaran Wayang in Town – Journey in A Thousand Years. Acara ini diadakan di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, 17 -18 November 2015, dihadiri Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja, Ketua Senawangi Suparmin Sunjoyo, Ketua UNIMA T. A Samodra Sriwidjaja, dan Ketua Pepadi Kondang Sutrisno. [caption id="attachment_74923" align="alignleft" width="500"]20151117-2BCA berkomitmen melestarikan wayang. [/caption] Dalam kegiatan ini BCA mengajak 600 siswa-siswi SMP dan SMU di Jakarta dan Tangerang untuk mengenal wayang lebih dalam melalui sejumlah pergelaran, talk show, dan kompetisi. “BCA terus membuktikan komitmen untuk melestarikan wayang sebagai kebudayaan Indonesia yang sarat akan nilai moral. Kami menyadari pelajar merupakan generasi muda yang akan meneruskan keberadaan wayang sebagai kekayaan budaya Indonesia. Hal inilah yang mendorong kami untuk menghadirkan kegiatan wayang di tengah generasi muda, seperti Wayang in Town – Journey in A Thousand Years,” kata Jahja. Wayang in Town - Journey in A Thousand Years merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bakti BCA bidang budaya, yang berada di bawah payung program “BCA untuk Wayang Indonesia”. Acara ini diselenggarakan untuk mengedukasi sekaligus memperkenalkan wayang sebagai salah satu budaya Indonesia yang diakui oleh UNESCO kepada generasi muda Indonesia. [caption id="attachment_74924" align="alignright" width="500"]20151117-3 Generasi muda diharapkan terus melestarikan wayang.[/caption] Dalam kegiatan ini, BCA menghadirkan berbagai jenis pertunjukan wayang antara lain Pentas Wayang Golek oleh Adi Konthea, Pentas Wayang Hip Hop oleh Benyek, talk show “Wayang Menyeberang Jaman" oleh Woro dan “Wayang Di Pentas Dunia” oleh Charlotte Malette, serta talk show teknik menggambar wayang oleh Sweta dan Hendranto. Peran aktif siswa juga dibuktikan dengan karya seni yang dikirimkan masing-masing sekolah untuk dipamerkan selama acara berlangsung. “Beragam kegiatan yang berhubungan dengan wayang ini kami kemas secara menarik karena kami ingin mengajak pelajar untuk tidak hanya menyaksikan pergelaran, namun turut berpartisipasi dalam mengenal tokoh wayang melalui kompetisi karya seni,” tutur Jahja. Wayang in Town – Journey in A Thousand Years merupakan kesinambungan upaya-upaya BCA dalam memperkenalkan wayang kepada generasi muda. Sebelumnya, BCA telah melaksanakan Wayang Masuk Mall pada tahun 2014 di Semarang, dan Jakarta. Selain memberikan pengenalan wayang di mall, BCA turut mendatangi sekolah-sekolah melalui kegiatan Wayang Day on School di Bali dan Semarang pada 2014-2015. “BCA berupaya untuk menghadirkan aktivitas-aktivitas yang mendekatkan wayang dengan generasi muda, bahkan di mall sekalipun. Kehadiran Wayang in Town - Journey in A Thousand Years diharapkan dapat terus mendorong generasi muda, terutama pelajar, untuk lebih mengenal, mencintai, dan tergerak untuk melestarikan budaya bangsa yang telah berada ribuan tahun di Indonesia,” pungkasnya. (bca/arh)