7 Orang Tewas Selama Musim Hujan 2016

7 Orang Tewas Selama Musim Hujan 2016
Semarang, Obsessionnews - Masuknya musim penghujan nampaknya belum usai. Disamping menyebabkan banjir, hujan membuat banyak kecelakaan air di wilayah Jawa Tengah. Sampai pertengahan bulan Februari, setidaknya 7 orang kehilangan nyawa akibat kecelakaan air di tahun 2016. Ketujuh orang tersebut beradi di 7 lokasi yakni di pantai widarapayung Cilacap, sungai Tajum Banyumas, sungai Dulang Purworejo, sungai Songgom Brebes, Sungai Bengawan Solo, sungai Bapangan Klaten dan sungai Mlawat di Rembang. Kepala Kantor Basarnas Jateng, Agus Haryono mengatakan rata-rata kejadian di sungai disebabkan para korban yang terjatuh dan hanyut di aliran sungai yang deras setelah sebelumnya diguyur hujan. Seperti yang di alami Eka Bangun Setyawan (14) yang hanyut karena terpleset saat memanncing di bantaran sungai Bengawan Solo. "Dan baru-baru ini kami sedang melakukan pencarian terhadap Bilqis, umur 5 tahun yang hanyut di sungai Songgom Brebes," ungkap Agus. [caption id="attachment_98728" align="aligncenter" width="548"]Agus Haryono Agus Haryono[/caption] Balita tersebut tenggelam setelah sebelumnya bermain di bibir sungai bersama teman-temannya. Bilqis terpeleset dan hanyut di sungai yang tidak terlalu lebar. "Namun saat kejadian arus cukup deras karena baru saja diguyur hujan," beber Agus kemudian. Agus juga mengingatkan di musim yang ekstrim seperti ini, hendaknya aktivitas di sungai dikurangi terlebih dahulu. Apalagi mengingat intensitas hujan masih sangat tinggi sehingga diperlukan kehati-hatian. "Mungkin di bagian hilir tidak turun hujan, namun karena bagian di hulu sungai turun hujan, maka arus akan menjadi besar dan kencang ke arah hilir, hal inilah yang patut kita waspadai," pungkas Agus dalam himbauannya. (Yusuf IH)